Selasa, 17 Juni 2014

Pengenalan Drive Test



  1..Pengenalan TEMS
TEMS adalah kependekan dari Test Mobile System yang merupakan perangkat untuk mensetting dan maintaining jaringan seluler. Perangkat TEMS ini merupakan keluaran Ericsson untuk drive test. Pada dasarnya terdiri dari ponsel TEMS mobile phone yang dikendalikan oleh perangkat lunak pada komputer. Salah satu fitur utama dari TEMS adalah menggunakan ponsel dengan bagian radio standar dan daya standar, yaitu suatu ponsel biasa dengan perangkat lunak yang diubah. Maka dari itu TEMS akan berperilaku sama seperti ponsel standar. Namun memiliki fitur tambahan sebagai pengumpul informasi tentang level sinyal dan kualitas sinyal dan banyak lagi yang dipancarkan oleh BTS.

Ada tiga jenis TEMS yang sesuai dengan tujuan penggunaannya, antara lain :
TEMS ini digunakan untuk drive test di luar ruangan (outdoor). Mulai versi 4 sudah dapat digunakan untuk drive test dalam ruangan (indoor). Menggunakan GPS (Global Positioning System) sebagai alat navigasi dan plotting parameter pada rute drive test yang dilalui.
Jenis TEMS Light ini digunakan untuk drive test di dalam ruangan (indoor). TEMS Light merupakan versi penyederhanaan dari TEMS Investigation dengan menghilangkan beberapa fitur, yang bertujuan mengurangi beban kerja dan konsumsi baterai komputer. Hal tersebut dilakukan karena saat itu komputer portable/laptop masih mempunyai keterbatasan perangkat dan baterai. Data logfile yang dihasilkan TEMS Light sama lengkapnya dengan yang dihasilkan oleh TEMS Investigation. Plotting parameter dilakukan secara manual karena GPS tidak dapat menerima sinyal dari satelit.
    TEMS Automatic ini digunakan untuk drive test di luar ruangan (outdoor). TEMS Investigation dan TEMS Light hanya bisa mengukur sisi downlink saja yaitu dari arah BTS ke MS. Untuk uplink yaitu dari arah MS ke BTS, TEMS Investigation dan Light tidak dapat mengukur karena alat pengukurnya hanya handphone. TEMS Automatic menggunakan sistem client-server untuk pengukuran uplink dan downlink. Client-nya menggunakan MTU (Mobile Test Unit) yang bekerja secara otomatis saat dinyalakan. Hasil pengukuran di MTU dikirim lewat GPRS ke server. Server akan menerima data dari MTU dan mengolahnya.
            Pada Modul ini akan dijelaskan penggunaan TEMS Investigation untuk drive test di luar ruangan.
  2.Pengenalan Drive Test
Drive test merupakan salah satu bagian pekerjaan dalam optimasi jaringan radio. Tujuan drive test adalah mengumpulkan informasi jaringan secara real di lapangan. Informasi yang dikumpulkan merupakan kondisi aktual Radio Frequency (RF) di suatu Base Transceiver Station (BTS) maupun dalam lingkup base station sub-system (BSS) yang dilakukan dengan mobil sehingga pengukuran dilakukan bergerak. Perjalananpun dilengkapi dengan peta digital, GPS, handset dan software drive test, seperti Agilent, Nemo (Nokia), TEMS (Ericsson), dan Rohde & Schwarz.

Selain tujuan umum diatas, dalam proses drive test dapat bertujuan khusus untuk optimasi suatu jaringan seperti berikut :
a).Untuk mengetahui Coverage sebenarnya di lapangan,apakah sudah sesuai dengan prediksi   Coverage pada saat Planning
b).Untuk mengetahui parameter jaringan di lapangan,apakah sudah sesuai dengan parameter Planning dan Optimasi
c).Untuk mengetahui Performansi jaringan setelah di lakukan perubahan seperti penambahan atau pengurangan TRX
d).Untuk mengetahui adanya Interferensi dari sel-sel tetangga
e).Untuk mencari adanya Poor Coverage atau daerah yang memiliki daya terima signal yang rendah
f).Untuk mencari RF issue yang berkaitan adanya Drop Call atau Block Call
g).Untuk mengetahui Performansi jaringan operator lain atau Benchmarking

           

Perlengkapan Drive Test
Proses drive test membutuhkan peralatan-peralatan yang mendukung dalam pengukuran. Dalam modul ini drive test dilakukan menggunakan software TEMS dan adapun perlengkapan lengkapnya sebagai berikut: 
             a.    Laptop
Laptop digunakan sebagai alat monitoring parameter hasil drive test secara visual. Laptop yang dilengkapi dengan software TEMS Investigation untuk mengambil dan mengolah data. Spesifikasi Laptop untuk drive test harus memiliki memori RAM lebih dari 1GB.
b.   Perangkat Lunak TEMS
Perangkat Lunak TEMS yang digunakan untuk drive test di luar ruangan adalah software TEMS Investigation
  
c.    Dongle HASP4
Dongle HASP4 adalah gabungan proteksi antara hardware key (dongle) dan software yang biasanya sudah terintegrasi dengan aplikasi. Software yang terintegrasi dengan TEMS Investigation secara periodik akan memeriksa apakah hardware key tersebut valid atau tidak, jika tidak valid software tidak akan berjalan sempurna. Tujuan dari dongle adalah menggantikan serial number dan hanya komputer yang terpasang dongle yang bisa menggunakan aplikasi terseb
  
d.   Handphone TEMS
Ada berbagai jenis Handphone yang support pada Tems investigation diantaranya adalah Sony Ericsson K800i, T610, dan W995i. Handphone sebagai terminal untuk panggilan, upload dan download data maupun video call. Dan untuk mengukur kekuatan sinyal yang diterima oleh pelanggan. Selain itu perlu juga disiapkan sim card dari operator yang akan diukur.

 e.    Kabel Data
Kabel data untuk menghubungkan antara computer dan handphone. Kabel data yang digunakan antara lain USB, Serial.
f.    Global Positioning System (GPS)
Sebuah sistem yang dapat menunjukkan posisi benda di permukaan bumi secara cepat, di semua tempat, pada semua kondisi dan pada setiap waktu. GPS ini digunakan untuk tracking rute pengukuran sehingga akan diketahui posisi pengambilan data sepanjang pengukuran drivetest.

  g.      Aksesoris
Perangkat yang mendukung dalam pengukuran menggunakan TEMS, seperti USB Hub, Inverter, dan Charger handphone.
Jenis – Jenis Pengukuran Drive Test 
Jenis-jenis pengukuran drive test dibagi menjadi mode pengukuran dan cara pengambilan data. Pada
mode pengukuran drive test ada tiga jenis, yaitu :      
a.       Drive Test Idle Mode
Pengukuran kualitas sinyal yang diterima MS dalam keadaan idle (tidak melakukan call/sms). Biasanya mode ini dilakukan hanya untuk mengetahui signal strength suatu area yang terindikasi low signal/no service.
b.      Drive Test Dedicated Mode
Pengukuran kualitas sinyal diikuti dengan pendudukan kanal (long Call/Short Call ke destination number tertentu). Untuk mengukur dan mengidentifikasi kualitas voice dan data.
c.       Drivetest QoS Mode
Pengukuran kualitas sinyal diikuti dengan pendudukan kanal dengan metode call set up dan call end dengan formula time / command squence tertentu.
Sedangkan untuk cara pengambilan data secara drive test dibagi menjadi empat proses, antara lain :
a.  Single Site Verification (SSV), merupakan drive test untuk memverifikasi setiap site bagus atau tidak.
b.  Cluster, merupakan drive test yang mengukur jaringan setiap cluster atau daerah yang terdiri dari beberapa site namun hanya untuk satu operator jaringan.
c.  Benchmark, merupakan drive test yang membandingkan beberapa operator dalam satu cluster atau daerah
d. Optimasi, merupakan bagian analisa gangguan atau kurangnya service quality pada site yang sudah jadi.
  3.Parameter Drive Test
Meningkatnya jumlah pelanggan sebuah operator tidak hanya berdampak pada peningkatan revenue, namun juga berakibat pada naiknya jumlah panggilan gagal. Kegagalan panggilan bisa disebabkan oleh 3 faktor, pertama komponen dalam ponselnya yang bermasalah, kedua pelanggan memang berada pada luar coverage BTS sehingga saat handover, ponsel tidak tercover oleh BTS lain atau pelanggan berada pada daerah blankspot. Ketiga, jaringan operator yang memang sedang padat.
Faktor pertama tentu bisa diatasi dengan melakukan penggantian komponen, sementara yang faktor kedua tidak bisa berbuat banyak selain menunggu ponsel mendapatkan sinyal kembali, solusinya mungkin bisa dilakukan dengan penggantian simcard operator lain. Pada faktor harus dikembalikan ke operator yang bersangkutan, apakah jaringan yang mereka pasang sudah baik, sehingga bisa mengcover seluruh kawasan. Panggilan gagal seringkali terjadi di daerah perkotaan (kepadatan traffic) dan pegunungan (overlap).  Oleh karena itu dilakukan drive test sebagai bagian dari optimasi jaringan untuk mengetahui parameter-parameter yang terukur agar dapat dievaluasi sehingga dapat dilakukan perbaikan untuk menjamin kualitas layanan yang lebih baik lagi.
Drive Test 2G (GSM)
Parameter untuk drive test GSM ini dapat dikelompokkan menjadi dua yaitu parameter untuk verifikasi data BTS dan parameter untuk verifikasi kualitas jaringan. Paramater untuk verifikasi data BTS, antara lain :
a.  Broadcast Control Channel (BCCH),merupakan frekuensi carrier yang digunakan pada saat downlink untuk mentransmisikan informasi system. Frekuensi carrier yang digunakan oleh BTS 2G yaitu GSM900: 890-915 MHz dan DCS1800: 1805-1880 MHz
b.   Absolute Radio Frequency Channel (ARFC), merupakan konversi dari BCCH yang bernilai MHz diubah menjadi nomor-nomor kanal.
c.  Cell Global Identity (CGI),merupakan sebuah identititas (ID) yang unik dari cell-cell dalam suatu jaringan seluler untuk mengenali posisi user berdasarkan cell.  Format penamaan CGI, yang terdiri dari :
·  MCC (Mobile Country Code) adalah identifikasi suatu negara dengan menggunakan 3 digit. Untuk Indonesia, digit MCC-nya adalah 510.
· MNC (Mobile Network Code) : adalah 2 digit identifikasi yang digunakan untuk mengidentifikasikan sebuah mobile network atau PLMN. Kombinasi antara MCC dan MNC akan selalu menghasilkan sebuah code yang unik di seluruh dunia.
· LAC (Location Area Code) : adalah identifikasi yang digunakan untuk menunujukan kumpulan beberapa
cell. Dalam sebuah PLMN yang sama, tidak boleh digunakan 1 LAC yang sama untuk 2 group cell yang berbeda.Sebuah LAC dapat digunakan dalam 2 (atau lebih) BSC yang berbeda, asalkan masih dalam 1 MSC yang sama. Informasi lokasi LAC terakhir dimana sebuah MS berada akan disimpan di VLR dan akan
diupdate apabila MS tersebut bergerak dan memasuki area dengan LAC yang berbeda.
· CI (Cell Identity) : adalah identifikasi sebuah cell dalam jaringan seluler. Dalam sebuah PLMN, CI yang sama dapat digunakan untuk 2 (atau lebih) cell yang berbeda, asalkan dalam LAC yang berbeda.
d.   Base Station Identity Code (BSIC), membedakan BTS-BTS berdekatan yang mempunyai   BCCH dan ARFC yang sama.
 Sedangkan untuk kulitas jaringan GSM, memiliki parameter diantaranya sebagai berikut :
a)   RxLev (Reception Level)
     level daya yang diterima oleh MS (Mobile Station) dalam satuan –dBm dimana semakil kecil nilai –dBm-nya maka semakin lemah level daya yang terima.
b)   RxQual (Reception Quality)
Tingkat kualitas sinyal yang diterima MS dengan rentang nilai 0 sampai 7 dimana semakin besar nilai RxQual maka semakin buruk kualitas sinyalnya.
c)   Speech Quality Indicator (SQI)
Tingkat kualitas suara pada saat menelepon yang memiliki rentang nilai antara -20 sampai dengan 30 dimana semakin besar nilai SQI semakin baik.
d)  Call Setup Success Ratio (CSSR)
Standarisasi prosentase tingkat keberhasilan panggilan oleh ketersediaan kanal suara yang sudah dialokasikan untuk mengetahui kesuksesan panggilan tersebut, maka ditandai dengan tone saat terkoneksi dengan ponsel lawan bicara. Standard CSSR ditentukan dalam Peraturan Menteri Kominfo Nomor : 12/Per/M.Kominfo/04/ 2008 bahwa prosentase CSSR harus ≥ 90% .
e)   Call Completion Success Ratio (CCSR)
Prosentase tingkat keberhasilan hubungan sampai berakhir tanpa terjadi drop call. biasanya dari operator ditentukan nilai standarnya agar mencapai > 98%.
f)    Drop Call Ratio (DCR)
Dropped Call Ratio adalah prosentase banyaknya panggilan yang jatuh atau putus setelah kanal pembicaraan digunakan. Dropped call dapat disebabkan beberapa hal, antara lain:
·         Rugi-rugi frekuensi radio
·         Co-Channel interferensi dan Adjacent interferensi
·         Kegagalan proses handover
Standard DCR ditentukan dalam Peraturan Menteri Kominfo Nomor : 12/ Per/M.Kominfo/04/ 2008 bahwa prosentase DCR harus ≤ 5%.
g)   Blocked Call Ratio (BCR)
Prosentase kepadatan panggilan yang disebabkan karena keterbatasan kanal
h)   Call Setup Time (CST)
Waktu yang diperlukan untuk melakukan panggilan dalam satuan detik (s).
Drive Test 3G (WCDMA/UMTS)
Sama halnya pada GSM, parameter untuk drive test 3G juga dikelompokkan menjadi dua yaitu parameter untuk verifikasi data BTS dan parameter untuk verifikasi kualitas jaringan. Paramater untuk verifikasi data BTS, antara lain :
a.  Cell ID,merupakan nomor unik yang digunakan untuk mengidentifikasi setiap BTS atau sektor dari BTS dalam kode area Lokasi (LAC). Pada umumnya digit terakhir dari Cell ID merupakan Sektor ID sel. Nilai 0 digunakan untuk antena Omnidirectional. Nilai 1,2,3 digunakan untuk mengidentifikasi sektor antena trisector atau bisektris. Misalnya sektor 1 BTS maka digit terakhir cell id-nya 1, dan seterusnya.
b. Universal Absolute Radio Frequency Channel Number (UARFCN),merupakan nomor kanal yang mewakili carrier UMTS sebesar 5 MHz. Nomor kanal UARFCN dihitung sesuai dengan frekuensi yang digunakan dikalikan 5. Misalnya jika frekuensi 2132,8 MHz maka UARFCN = 2132,8 MHz * 5 = 10.664.
c. Scrambling Code (SC),merupakan kode yang membedakan antar sektor BTS atau sel digunakan untuk membedakan user yang satu dengan yang lainnya.
Sedangkan parameter kualitas jaringan pada WCDMA, antara lain :
a.    RSCP (Receive Signal Code Power)
Tingkat kekuatan sinyal di jaringan 3G yang diterima ponsel sama halnya dengan RxLev pada GSM dengan satuan -dBm.
b.   Ec/No (Energy Carrier per Noise)
Perbandingan (ratio) antara kekuatan sinyal (signal strength) dengan kekuatan derau (noise level) atau SNR (Signal/Noise Ratio) yang dipakai untuk menunjukkan kualitas jalur (medium) koneksi. .Fungsinya sama dengan RxQual di jaringan 2G.
c.    CSSR (Call Setup Success Ratio)
d.   CCSR (Call Completion Success Ratio)
e.    DCR (Drop Call Ratio)
f.    BCR (Blocked Call Ratio)
Untuk CSSR, CCSR, DCR, BCR dalam parameter kualitas jaringan 3G sama dengan parameter kualitas jaringan 2G/GSM.
  4.Handover
Handover adalah suatu cara dimana memungkinkan user pindah pelayanan dari suatu sektor ke sektor lain baik dalam satu BTS maupun antar BTS tanpa adanya pemutusan hubungan dan terjadi pemindahan frekuensi/kanal secara otomatis yang dilakukan oleh sistem. Tujuan dari handover adalah untuk menjaga kualitas panggilan, menjaga hubungan antara MS dan BTS dalam proses perpindahan layanan, melakukan pergantian kanal jika terjadi gangguan interferensi yang besar, dan untuk memperjelas batas antar daerah pelayanan MS.
Proses handover dipengaruhi oleh faktor level daya sinyal terima, kualitas sinyal terima, power budenganet sel tetangga dan jarak antara MS dan BTS (Timing Advanced) yang masing-masing mempunyai nilai ambang batas sehingga ketika nilai ambang batas tersebut sudah dilewati handover harus dilakukan untuk menjaga suatu panggilan agar tidak terputus. Proses handover tidak selalu berjalan lancar, walaupun nilai ambang batas sudah dilewati namun tetap tidak mau melakukan handover. Hal tersebut dikarenakan beberapa faktor sehingga menyebabkan kegagalan handover (failure). Kegagalan handover belum tentu menyebabkan suatu panggilan terputus, bisa juga mengakibatkan kualitas suara yang diterima menjadi jelek. Panggilan terputus atau drop call merupakan akibat yang paling buruk jika handover tidak dapat dilakukan sehingga akan mengurangi kualitas jaringannya.
Pengambilan keputusan dari handover ditentukan oleh jenis handover-nya. Pada teknologi 2G/GSM dan 3G/UMTS memiliki perbedaan dalam jenis handover yang digunakan yaitu :
a)      Hard Handover
Hard handoff adalah suatu metode dimana kanal pada sel sumber dilepaskan dan setelah itu baru menyambung dengan sel tujuan. Sehingga koneksi dengan sel sumber terputus sebelum menyambung dengan sel target – untuk alasan tersebut hard handoff juga dikenal dengan sebutan “break-before-make”. Hard handoff dimaksudkan untuk meminimalkan gangguan panggilan secara instan. Suatu hard handoff dilakukan oleh jaringan selama panggilan berlangsung. Jenis ini digunakan dalam teknologi 2G/GSM.
b)      Soft Handover
Soft handoff adalah suatu metode dimana kanal pada sel sumber tetap tersambung dengan user sementara secara paralel juga menghubungi kanal pada sel target. Pada kasus ini, sambungan ke target harus berhasil dahulu sebelum memutus sambungan dengan sel sumber, karena itulah soft handoff juga disebut “make-before-break”. Interval selama terjadinya dua sambungan dilakukan secara paralel bisa saja singkat maupun substansial (tergantung kondisi yang memungkinkan). Karena alasan inilah soft handoff dapat dilakukan dengan koneksi lebih dari satu sel, misalnya koneksi dengan tiga sel, empat atau lebih, semua dapat dilakukan oleh telepon dalam satu waktu. Ketika panggilan dalam keadaan soft handoff, sinyal yang terbaik dari semua penggunaan kanal dapat dimanfaatkan untuk panggilan pada saat itu atau semua sinyal dikombinasikan agar dapat menghasilkan duplikat sinyal yang lebih baik. Kemudian yang lebih menguntungkan adalah, ketika kedua performa dikombinasikan pada downlink (forward link) dan uplink (reverse link) maka handoff tersebut menjadi lebih halus (softer). Softer handoff dapat dilakukan apabila sel yang mengalami handoff berada dalam satu situs sel. Jenis Handover ini digunakan dalam teknologi 3G/UMTS.
Photo-photo kenangan Training DT Junior in Jakarta





 


Sumber : http://www.ccsitraining.com/2014/06/fgbp-2.html &

Kamis, 17 April 2014

Apa itu OUD & GAMBUS?

.Alat Muzik Tertua Dunia.

Seseorang selalu mempersoalkan perbezaan tentang GAMBUS & OUD..
GAMBUS+berbeza,OUD+berbeza,IRAMA+berbeza, akan TETAPI sudah kebiasaan orang2 di malaysia memanggil oud itu gambus..klu dari keseluruh umum kita di malaysia 'mereka tidak tahu apa itu OUD..? jadi disini sudah sinonimnya di tetapkan OUD itu sebangai GAMBUS dalam bahasa Melayunya.klu nak di ikutkan oud dalam bahasa arab adalah KAYU.. kayu Gaharu juga di panggil OUD..dari singkatan oud pon orang barat buat dalam bahasa dia..OUD hingga bertukar kepada WOOD..Seperti Alat KOMPUTER juga MOUSE..ianya seperti tikus jadi mereka meletakan namanya TIKUS(mouse).seperti itu juga dengan alat muzik OUD.tiada nama baginya.dan mereka letakan namanya sebangai KAYU(oud).klu ade kesilapan harap perbetulkan apa yg saya sampaikan.InsyaAllah sama2 kita berkongsi apa ilmu yg kita ada..

oud berasal 4 tali saja pada zaman mulanya di cipta dan di ubah oleh pengiat2nya..sehingga sampai ke sahabat Rasulullah saw Abdullah bin al-Zubir & Imam Al-Haramain Al-Juwaini merupakan salah seorang Guru Imam Al-Ghazali dan Imam Al-Qusyairi semasa itu oud bertali 5..Imam Haramain di dalam kitab al Nihayah dan Ibnu Abu al Dunya telah menyatakan: Para sejarawan telah menukilkan bahawa Abdullah Ibn al Zubair memiliki beberapa orang hamba yang pandai bermain oud, dan Ibnu Umar pernah ke rumah beliau serta mendapati al‘ud (sejenis alat bertali ) terdapat di sisinya. Ibnu Umar berkata: Apakah ini wahai sahabat Rasulullah?. Abdullah Ibn al Zubair pun memberikannya kepada Ibnu Umar untuk dilihatnya. Ibnu Umar menelitinya dan berkata: Apakah ini ? Abdullah Ibn al Zubair berkata: Oh ya,barang kali timbangan dari negeri syam & diukur akal manusia.(ayat kias darinya)..kisah ni masih saya mencari..dan di sertai dgn zaman Al Kindi & AL FARABI, Al-Farabi merupakan seorang ahli falsafah islam yang amat terkenal pada zamannya. Nama sebenarnya ialah Abu Nasr Muhammad ibnu Muhammad ibnu Tarkhan ibnu Uzlaq Al-Farabi. Beliau dilahirkan di Transoxia yang terletak dalam wilayah Wasji di Turki pada tahun 874M (260H). ia megkaji sehingga 8 tali..jadi 8tali dah lama berkurun ada sejak zaman2 khalifah lagi..yg kite zaman skg tahu 7aje tu pon dah hebat.hehe.walhal org arab dah main 8 tali sekian lama dah..Sejarah Oud menurut Al-Farabi diciptakan oleh nabi Lamik,jenarasi cucu keenam Nabi Adam a.s ade sesetengah mengatakan jenarasi ke tujuh..Bahawa nabi Lamik terlalu sedih karena melihat anak kesayangannya yang mati tergantung di sebatang pohon.Dari situ Oud pertama terinspirasi oleh bentuk kerangka tulang belakang anaknya tersebut.

Mengenai tentang Gambus pula..GAMBUS itu singkatan dari QANBUS klu dari timur tengah.Ade yg QANBUS tu sesetengah di INDONESIA memanggil sebagai IRAMA.ade pendapat lain juga memberi tahu di TURKI ade memanggil QANBUS itu sebuah lagu @ puisi @ alat muzik dan di YAMEN pula memanggil QANBUS itu sebuah alat muzik bertali tetapi berbeza dgn OUD ia kecil daripada oud..jadi kita tidak tahu mana satu..yg sebenarnya OUD adalah ternyata Benar..pasal panggilan GAMBUS tu mmg alat muzik klu di malaysia memangilnya..sudah sinonim..kemungkinan pemahaman Sebutan semasa itu tersalah Qanbus menjadi Gambus hingga ke hari ini..atau ada sebab musabab lain.saya juga masih mencari dan mengkaji hal ini..

Oud merupakan asas utama kepada instrument bertali dan telah wujud ribuan tahun yang lalu.oud menjadi pendorong kepada penciptaan instrumen seperti balalaika,mandolin,lute, saz , banglama,gitar dan lain-lain lagi. Pendek kata,ia Father of All Instruments. Cendekiawan Islam seperti Al Kindi dan Al Farabi (Kitab Al Musiqa) juga banyak menulis tentang ilmu muzik dan oud dan mengembangkan seni permainannnya.Malah oud juga yang menjadi ilham kepada gitar flamenco.Hasil daripada penguasaan zaman Thariq bin Ziyad kerajaan Islam Andalusia di Sepanyol selama 700 tahun. Banyak pemuzik islam membawa skala-skala (maqamat) Arab yang telah mewarnai irama flamenco.Ada sesetengah mengatakan maqamat ini terhasil dari nyanyian dan ciptaan dari nabi Daud a.s. Mengenai Flamenco juga dikatakan daripada bahasa Arab – fellah mengu - yang bermasud pengembara desa. Skala-skala Arab ini dikembangkan oleh Ziryab yang berhijrah daripada istana Baghdad ke Cordoba dan mengasaskan sekolah muzik pertama di Eropah. Ada satu lagu daripada pemuzik Flamenco terkenal, Paco de Lucia yang bertajuk Ziryab. Sumbangan muzik Arab dan oud agak besar kepada muzik moden sekarang. Semasa perang salib, tentera Salib juga membawa pulang alat muzik orang Islam dan diadaptasi menjadi instrument mereka – oud menjadi lute. Bezanya oud tiada fret tetapi lute ada fret.Oud merupakan instrumen senar berbentuk saperti buah pir umum digunakan di dalam musik Timur Tengah dan Afrika Utara. Oud mudah dibedakan, yaitu tanpa frets dan neck yang pendek.

Ada pula catatan bergambar Oud tertua berusia lebih dari 5000 tahun yang lalu (disimpan di Museum Inggris) berasal dari periode Uruk di Selatan Mesopotamia (sekarang kota Nasiriyah) menggambarkan seorang perempuan meringkuk dengan instrumennya pada perahu, bermain dengan tangan kanan. Instrumen ini muncul berkali-kali sepanjang sejarah Mesopotamia dan lagi di Mesir kuno dari dinasti ke-18Alat musik ini telah menjadi bagian instrument musik dari masing-masing peradaban kuno yang telah ada di Mediterania dan Timur Tengah, termasuk Sumeria, Akkadians, Persia, Kurdi, Babilonia, Assyria, Armenia, Yahudi, Yunani , Mesir, dan Roma.

Oud sekarang benar-benar berbeza dari prototipe tuanya, Oud Turki berbeda dari Oud Arab dalam gaya bermain dan bentuk. Oud Turki berasal dari modifikasi Oud Arab. Perkembangannya terkait oleh Manolis Venios, seorang pemain Oud Yunani terkenal yang tinggal di Istanbul pada akhir abad 19 dan awal ke-20. Musisi Yunani dan Armenia menggunakan sistem nada Oud Turki.

Oud juga memiliki kisah  panjang di Irak, dikatakan bahwa dalam musik itu terletak jiwa negara. Seorang ahli hukum Baghdad abad ke-9 berbicara tentang kekuatan dari alat musik, dan penulis abad ke-19 Muhammad Shihab al-Din mengatakan bahwa "tempatnya emosi dalam keseimbangan" dan "menenangkan dan menyegarkan hati." Setelah invasi Irak dan tergulingnya rezim sekuler Saddam di tahun 2003, meningkatnya semangat militan Islam yang menganggap musik menjadi haram (dilarang) memaksa banyak pemain dan pengajar Oud bersembunyi atau mengasingkan diri.Ada sesetengah ulama mengatakan muzik itu seperti mulut,jika penyampaian baik, maka baiklah jadinya..jika penyampaian buruk, maka buruklah jadinya.. :)
fikir-fikirkan semua di tangan anda.. salam beramal..




Senin, 03 Juni 2013

Modem tidak tetap bisa dideteksi di capture interface wireshark

Buat berbagi Ilmu untuk semua yang lagi kebingungan Mau meng-capture dengan menggunakan Wireshark tp kenapa modemnya tidak detek, hehehe
Pengalaman pada saat pengerjaan Tugas Akhir jadi ngerasa banget buat putar otak cari referensi cari tempat untuk mengadu dan cari Para Suhu yang ahli di bidang ini...xixixixi
Dan alhamdulillah 9 bln lamax (Kaya Orang Hamil...hahaha) bercanda akhirnya, Tuhan Saya Allah memberikan jawaban saya berjuang mencarinya samapi titik darah Penghabisan depan komputer (Lebay sedikit)...xixixixi

Ini lah jawabanya Gan semoga dapat membantu :


MASALAH--Pada menjalankan Wireshark, mencatat bahwa mereka tidak menunjukkan
"adaptor untuk Dialup generik dan VPN ambil" dalam daftar antarmuka
(antarmuka lainnya--Ethernet & Wifi, muncul denda)

INSIDEN/kerja-sekitar--Pada salah satu laptop, aku melakukan berikut--

1. Dihapus Wireshark 1.2.4, diinstal Wireshark 1.2.5--masalah berlanjut, dialup
adaptor masih tidak menunjukkan dalam daftar antarmuka.

2. (Paket) WINPCAP 4.1.1 dihapus, download WINPCAP 4.1.1 installer dari
WinPcap.org dan diinstal--masalah berlanjut, dialup adaptor masih tidak menunjukkan.

3. Dihapus WINPCAP 4.1.1, Download installer WINPCAP 3.1 dari
WinPcap.org dan memasangnya--masalah diselesaikan, adaptor dialup sekarang muncul.

4. Dihapus WINPCAP 3.1, diinstal WINPCAP 4.1.1 (installer dari winpcap.org), dan
kejutan! MASALAH tetap DIPECAHKAN--adaptor dialup terus muncul!

Semoga bermanfaat... :D
Jangan lupa tinggalkan Jejak Sobat.

Meng-capture Menggunakan Wireshark

Untuk menangkap paket jaringan menggunakan Wireshark, terlebih dahulu harus diperhatikan dengan cermat posisi peletakkan wireshark dalam jaringan, seperti contoh pada artikel sebelumnya. Peletakkan wireshark yang tidak tepat akan menyebabkan tidak adanya paket yang ditangkap.

Penangkapan paket sederhana

Untuk mulai melakukan penangkapan paket, tinggal click pada button seperti di bawah ini,

Setelah itu akan muncul dialog box seperti di bawah ini. Pastikan interface mana yang akan kita pakai untuk menangkap paket. Seperti pada sebuah notebook yang saya pakai, selalu ada minimal 2 interface, yaitu LAN dan Wireless LAN.

Untuk memulai penangkapan paket, tinggal kita click pada tombol Start di interface yang kita pilih.
Setelah itu maka akan ditampilkan layar scrolling yang berisikan paket-paket yang kita tangkap. Untuk selesai menangkap paket, maka tinggal klik pada tombol yang ditunjukkan oleh panah berikut.

Lebih lanjut tentang Capture Options pada Interface

Ada banyak options yang menarik untuk dipelajari pada Capture Options seperti terlihat pada dialog box berikut ini :

Limit Each Packet To

Pada jaringan yang sibuk, terkadang kita hanya ingin menangkap sebagian dari paket saja ( tidak full packet ), misalnya hanya 64 bytes pertama saja. Biasanya hal tersebut dilakukan agar file capture tidak menjadi besar, namun sudah cukup informatif karena TCP/IP header sudah terlihat di 64 bytes paket.

Untuk melakukan hal tersebut, pakailah option “Limit each packet to” dan isi dengan 64 bytes.

Capture File(s)

Pada saat kita akan melakukan capture packet penuh, maka size hard disk yang dibutuhkan tentunya akan sangat besar. Secara teori, apabila kita pada kecepatan 100Mbps ( atau 12.5MByte/s ), maka untuk utilisasi jaringan 50% saja, maka tiap detik akan merekam 6.25MByte. Maka untuk 1 menit butuh lebih dari 300 Mbytes.
Melakukan analisa paket dengan file size yang sangat besar akan sangat sulit karena butuh processor dan memory yang cepat. Oleh karena nya, Wireshark menyediakan sarana-sarana untuk meng-split file hasil capture secara otomatis, pada bagian Capture File(s) berikut. Klik dahulu “Use multiple files” untuk mengaktifkan opsi-opsi berikutnya :

Apabila kita ingin memisah setiap hasil tangkapan berdasarkan ukuran, maka kita klik “Next file every” dan diisi ukuran file, misalnya 20Megabytes. Apabila ingin memisah berdasar waktu, kita klik “Next file every” dan isikan berapa menit. Apabila kedua opsi ini dipilih bersamaan, maka capture file akan terpisah dengan kondisi yang terpenuhi dahulu ( bisa berdasarkan file size, atau berdasarkan waktu ).
“Ring buffer” menyediakan opsi yang menarik. Ring buffer menggunakan system First In First Out. Apabila kita isi dengan 5 files, maka akan tercipta ‘hanya’ 5 capture file saja. Jika capture file ke-6 terbentuk, maka capture file yang paling kuno ( nomor 1 ) akan dihapus. Dengan demikian, kita bisa memperhitungkan berapa maksimum size hard disk yang akan kita pakai dalam mengcapture.
Sebagai contoh, apabila kita menyisakan 1 Gigabyte hard disk, kita bisa mengsplit dengan 20 file dengan ukuran maksimum 50 Mega Byte menggunakan “Next file every 50MByte” dan “Ring buffer 20 files”.
Stop Capture, juga bisa dipilih untuk memberhentikan capture, dengan kondisi-kondisi seperti terlihat pada option yang ada.
Setelah kita selesai menangkap paket, semua urutan paket dapat dibuka langsung dengan File>File Set>List Files :

Display Options

Option berikut berhubungan dengan kecepatan graphical user interface dari Wireshark sendiri. Dari kalimatnya sudah bisa ditebak arti dari option tersebut.

Apabila kita melakukan penangkapan paket dalam jumlah besar dan waktu lama, lebih baik kita mematikan option Update list of packets dan Automatic scrolling, karena sudah pasti kita tidak akan mengamati paket secara langsung di depan computer.

Capture Filter

Pada saat menangkap paket, apabila kita tidak menginginkan komputer kita sebagai wireshark ikut ‘tertangkap’ paket nya, cara yang paling mudah adalah dengan mengisi capture filter. Tentang filter akan dibahas lebih lanjut di artikel lain, atau tentunya di dalam wireshark documentation, namun paling sederhana adalah sebuah filter yang berisi :

Contoh di atas, 00:1c:bf:6c:28:9a merupakan MAC address dari notebook penulis.
Setelah mengerti sekilas proses penangkapan paket, langkah selanjutnya adalah membaca paket-paketnya. Dan ini yang membutuhkan kesabaran serta pengetahuan-pengetahuan yang lebih luas.
Dengan membaca artikel singkat ini, diharapkan kita dapat semakin mengenal wireshark dan lebih penting lagi… kita mulai mengenal paket-paket yang lewat dalam jaringan.

Selasa, 19 Maret 2013

Habibi Ainun

HABIBI AINUN

"Aku tidak bisa berjanji untuk menjadi istri yang baik. Tapi aku berjanji akan selalu mendampingimu." - (Ainun)
"Saya tidak bisa menjanjikan banyak hal, tapi yang jelas saya akan menjadi suami yang terbaik untuk Ainun." (B.J. Habibie) 
"Selamat jalan sayang, cahaya mataku, penyejuk jiwaku, selamat jalan, calon bidadari surgaku." (BJ.Habibie) 
Mereka mengira aku lah kekasih yg baik bagimu, tanpa mereka sadari kaulah yg menjadikan aku kekasih yang baik. 
"Setiap terowongan pasti memiliki ujungnya, setiap ujungnya pasti ada cahaya. Saya janji akan membawamu ke cahaya itu.
" Mana mungkin aku setia padahal memang kecenderunganku adalah mendua, tapi kau ajarkan aku kesetiaan, sehingga aku setia.. .
pada kenangan pahit manis selama kau ada, aku bukan hendak megeluh, tapi rasanya terlalu sebentar kau disini. 
Pada air mata yang jatuh kali ini, aku selipkan salam perpisahan panjang, pada kesetiaan yang telah kau ukir... 
Kau tahu sayang, rasanya seperti angin yang tiba-tiba hilang berganti kemarau gersang. “Saya dilahirkan untuk Ainun dan Ainun dilahirkan untuk saya.”



Sambutlah cinta ALLAH

Sambutlah cinta ALLAH yang dicurahkan kepada hambaNya.. Tiada rasa ketuhanan jika tiada ujian… Tiada rasa kehambaan jika tiada kepasrahan.. Tiada rasa ketergantungan jika tiada kepayahan.. Tunjangkanlah resahmu di dalam sholat..himpunkanlah pelikmu di genggaman doa.. tutupi kekecewaanmu dengan ketakwaan…

dan nilaikanlah kesucian hatimu dengan keikhlasan hati.... InsyaAllah 

Laa Tahzaan ' Innallaha Ma'ana ' Hapus keraguan di dalam hatimu Percayalah pada-Nya, Yang Maha Pemberi Cinta, bahwa ini hanya likuan hidup yang pasti berakhir Yakinlah...saat itu pasti 'kan tiba " saat kita akan mengucap janji setia "


Kamis, 14 Maret 2013

Ilmu


Teman sebaik-baik hidup adalah Ilmu, sungguh teramat rugi dulu ku lewati waktuku hanya sekedar tahu ttg kehidupan namun bukan mencari apa itu sebuah kehidupan yg diberikan Allah ...dari membaca sangat mudah meraup dunia hanya disebuah tangan, dari guru mengerti makna sebuah tatacara dan keluwesan ilmu, dari kedua orang tua mengerti akan sebuah indahnya ahlak......
Jadikan hari kita untuk selalu mencari ilmu krn itu adalah sebuah nur/ sebuah manfaat / sebuah anugerah Tuhan terbesar, warisan termahal orang tua kita dari satu tetes keringat mereka demi anak-anak mereka menjadi anak yg bermanfaat dan dijaga oleh Allah.


Dikutip dari: http://ade-tea.blogspot.com/2011/05/kursor-diikuti-jam-dan-tanggal-v2.html#ixzz1eUnkIGUV